Minggu, 28 Juli 2013

Promosi afiliasi dengan artikel vs banner

Diposting oleh Roby di 06.10
Promosi afiliasi dengan artikel vs banner - Sebagian dari Anda mungkin sudah pernah atau sedang menggeluti bisnis afiliasi. Biasanya ada beberapa cara dalam berpromosi, di antaranya terdapat dua cara yang cukup umum di kalangan affiliate marketer, yaitu dengan membuat artikel yang berhubungan dan menyertakan link afiliasi pada artikel tersebut dan yang kedua dengan memasang banner pada artikel apa saja, baik pada tema yang berhubungan maupun tidak.

Apa perbedaan efek dari kedua teknik ini?...

Sebenarnya bukan pada soal tekniknya, tetapi pada pengunjung yang datang. Pada teknik pertama artikel ditulis sangat berhubungan. Artikel tersebut dibuat memang untuk mengajak atau membawa visitor ke halaman afiliasi dan dengan mempersiapkan mentalnya agar mau membeli. Tatkala visitor sudah berada pada halaman produk, keinginan untuk membeli semakin kuat karena disana akan dihadapkan pada produk dengan sales letter yang baik. Oleh karena itu teknik ini lebih besar memberikan peluang terjadinya konversi penjualan. Tidak peduli apakah produk tersebut spesifik untuk pasar tertentu maupun untuk pasar umum.

Adapun pada teknik kedua yaitu dengan banner yang diletakkan di artikel apa saja yang lebih sering tidak ada hubungannya dengan produk yang ditawarkan pada banner tersebut, maka akan memberikan peluang yang lebih rendah. Hal ini karena pengunjung datang bukan untuk tujuan itu (apa yang ditawarkan di banner), sehingga sebagian besar pengunjung akan cuek-cuek saja dengannya. Penjualan terjadi biasanya karena pengunjung kebetulan memang pernah punya niat, atau memang masih menyimpan keinginan atau ketertarikan pada produk tersebut, meskipun saat itu dia mengunjungi website tersebut untuk tujuan lain. Misalkan saja pengunjung sedang mencari produk kamera digital, kemudian melihat banner tentang bisnis internet, jika pengunjung tersebut memang pernah punya keinginan untuk berbisnis internet, besar kemungkinan dia akan klik banner tersebut dan kemudian tertarik untuk membeli produknya.

Akan tetapi teknik banner ini tetap saja lebih lemah dibanding dengan teknik pertama yaitu artikel yang dirancang untuk mengajak pengunjung untuk membeli. Dengan teknik pertama pengunjung dipersiapkan mentalnya terlebih dahulu agar benar-benar cocok dengan apa yang disampaikan, nah setelah masuk ke halaman produk, sales letter yang ada di halaman tersebut akan memperkuat kemauan untuk membeli sehingga konversi penjualan lebih besar. Teknik ini dijabarkan dengan panjang dan detil pada produk Net Income Ignition karya Hendry Lee. Beliau menerapkan teknik tersebut pada bisnis afiliasi clikbank. Anda dapat mencobanya, bahkan meskipun clickbank itu menggunakan bahasa inggris, Anda tetap dapat menerapkan teknik afiliasinya pada produk-produk afiliasi local indonesia yang sekarang sudah banyak sekali.

Anda dapat membaca artikel-artikel bisnis internet lainnya pada blog ini jika Anda masih bingung dengan istilah-istilahnya, atau mungkin Anda masih asing dengan bisnis di internet. Selamat mencoba.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 

Copyright © 2011 my-much blog | Design by Kenga Ads-template