Kamis, 12 September 2013

Tutorial cara riset keyword bagian 4

Diposting oleh Roby di 08.23
Tutorial cara riset keyword bagian 4 (Fitur Standar Google Keyword Tool) - Berikut ini adalah fitur standar untuk membantu melakukan riset keyword. Perhatikan gambar di bawah ini:

cara riset keyword - Fitur standar google keyword tool
cara riset keyword - Fitur standar google keyword tool

Kolom (1) – “word or phrase” - adalah tempat mengetikkan kata kunci yang ingin diteliti, Anda dapat mengisinya dengan 1 kata kunci atau lebih, pisahkan per baris untuk setiap kata kunci, masing-masing kata kunci juga dapat terdiri dari 1 kata atau lebih. Perhatikan contoh gambar berikut:

cara riset keyword - Cara mengetikkan kata kunci
cara riset keyword - Cara mengetikkan kata kunci

Kolom (2) – “category” - digunakan untuk menentukan kategori dari kata kunci yang diteliti, setiap kategori dapat memiliki sub kategori, dan sub kategori dapat memiliki sub lagi. Anda tidak perlu terlalu dipusingkan dengan memilih kategori yang mana, biarkan saja tetap kosong, kita nanti akan berfokus pada hasil pencarian saja, karena kata kunci yang kita kejar biasanya sudah cukup spesifik sehingga sudah menggambarkan kategori dari kata kunci tersebut, meskipun tidak selalu demikian. Gunakan fitur ini jika Anda memang perlu mendefinisikan kata kunci yagn sangat spesifik agar lebih akurat.

Kolom (3) – “only show ideas closely related to my search terms” - adalah opsi agar kata kunci yang ditampilkan hanya yang berhubungan erat saja, ini berfungsi untuk menghindari kata kunci yang berhubungan tapi hubungannya terlalu jauh sehingga kita nantinya tidak dapat fokus atau hasil yang ditampilkan terlalu banyak sehingga mempersulit kita untuk menyeleksi dan menelitinya lebih lanjut. Perhatikan perbedaannya pada dua gambar beriku, dengan menggunakan kata kunci “slr camera” akan menampilkan hasil yang berbeda. Daftar kata kunci yang ditampilkan diurutkan berdasarkan nama kata kunci agar mudah melihat perbedaannya. Pada gambar 1.11 daftar kata kunci yang ditampilkan tidak hanya berkaitan erat dengan slr, tapi juga semua yang berhubungan dengan camera pun ditampilkan meskipun bukan slr, sedangkan pada gambar 1.12 daftar kata kunci yang ditampilkan berkaitan erat dengan slr, kata kunci lain yang masih berhubungan dengan camera tapi bukan camera slr tidak akan ditampilkan. Prinsipnya adalah mempersempit daftar kata kunci, meskipun camera banyak memiliki keterkaitan dengan camera selain slr, tapi camera masih bersifat umum, sedangkan slr sudah spesifik, sehingga kata kunci yang ditampilkan hanya yang berhubungan dengan kata yang lebih spesifik saja.

cara riset keyword 1
Kata kunci “slr camera” dengan tanpa mencentang “only show ideas closely related to my search terms”
cara riset keyword 2
Kata kunci “slr camera” dengan mencentang “only show ideas closely related to my search terms”

Anda dapat mencoba kata kunci lain seperti “white kitchen”, kitchen itu masih umum, white kitchen sudah spesifik, perhatikan perbedaannya antara tanpa mencentang dan mencentang “only show ideas closely related to my search terms”, begitu juga dengan “badminton racket”. Cobalah bandingkan beberapa kata kunci yang Anda inginkan sampai Anda benar-benar paham. Jangan lupa untuk memilih tab “keyword ideas” agar daftar kata kunci ditampilkan semua (tidak per group) kemudian mengurutkannya berdasarkan “Keyword” agar mudah membedakannya dengan cara klik di bagian “Keyword” seperti pada gambar 1.13, tanda panah ke atas berarti urutan dari a ke z. Bila Anda klik dua kali, maka arah panah akan ke bawah yang berarti urutan dari z ke a.

cara riset keyword - Arah pengurutan daftar kata kunci
cara riset keyword - Arah pengurutan daftar kata kunci

Kolom (4) adalah pilihan lokasi, artinya adalah dari negara manakah orang yang menggunakan kata kunci tersebut berada saat mengakses google, ini sangat penting jika Anda menarget pengunjung dari negara tertentu, misal pilih Indonesia untuk website dengan target pengunjung dari Indonesia, atau pilih United States jika Anda menarget pengunjung dari Amerika Serikat. Ini sangat penting karena Anda akan menemukan perbedaan jumlah pencarian untuk setiap bahasa yang digunakan, jangan sampai salah, Anda akan rugi besar jika website Anda ditujukan untuk pengunjung Amerika Serikat tapi yang Anda pilih Bahasa Indonesia, karena Anda pasti akan keliru dalam meneliti dan mengukur kata kunci yang Anda targetkan. Perhatikan perbedaan pada dua buah gambar berikut:

cara riset keyword 3 - menentukan lokasi
Kata kunci “dslr” dengan lokasi Indonesia

cara riset keyword 4 - menentukan lokasi 2
cara riset keyword 4 - menentukan lokasi 2

Kolom (5) adalah pilihan bahasa, artinya dari bahasa manakah orang menggunakan google, misal google.co.id itu berbahasa indonesia, pilihan ini sangat penting karena berkaitan dengan kebiasaan masyarakat mengakses google, kita juga tidak bisa meremehkan google.com meskipun kita menarget pengunjung dari Indonesia ini karena masyarakat Indonesia sebagian besar masih menggunakan google.com daripada google.co.id. Pilihlah bahasa yang sesuai dengan target pengunjung Anda.

Kolom (6) perangkat yang digunakan, secara default adalah Desktop and laptos divice yang berarti komputer desktop atau laptop, tapi jika Anda juga menarget pasar yang menggunakan perangkat lain seperti HP, tablet pc, dll maka opsi ini perlu Anda pertimbangkan.

Kolom (7) Anda dapat menggunakan fasilitas ini untuk memfilter hal-hal yang tidak Anda butuhkan, misalkan mencari kata kunci yang jumlah pencarian perbulannya dibawah 500 saja, atau Anda juga bisa menggunakan filter lainnya seperti jumlah pencarian dibawah 500 dan diatas 200. Anda dapat menyesuikan dengan kemampuan dan pengalaman Anda. Perhatikan contoh berikut:

cara riset keyword - Memfilter jumlah pencarian pada angka tertentu
cara riset keyword - Memfilter jumlah pencarian pada angka tertentu

Pada dasarnya cara riset keyword itu sama apapun tool yang digunakan, dengan memahami tahapan-tahapan riset keyword pada rangkaian totorial ini, Anda akan mengerti bagaimana melakukan riset keyword, meskipun google keyword tool sudah tidak tersedia lagi, tetap penggantinya google keyword planner prinsipnya sama, fitur-fitur yang tersedia juga sebenarnya hampir sama, hanya penempatan dan tampilannya saja yang berubah. Jika Anda belum membaca rangkaian tutorial ini, sebaiknya bacalah mulai dari tutorial cara riset keyword bagian 1.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 

Copyright © 2011 my-much blog | Design by Kenga Ads-template