Jumat, 28 Februari 2014

Tips menyetir mobil yang harus diketahui pengemudi pemula

Diposting oleh Roby di 08.10
Tips menyetir mobil berikut ini perlu diingat dan dipraktekkan terutama bagi pengemudi yang baru saja belajar menyetir.

Tips 1: Posisi mobil di jalan raya


Pada jalan yang terdiri dari 2 lajur berlawanan arah yang hanya dipisahkan oleh garis marka sebaiknya mobil berjalan di sebelah kanan lajurnya. Sebagai contoh, jika terdapat jalan yang lebarnya sekitar 8 meter, terdiri dari 2 arah dipisahkan garis marka tengah, masing-masing arah lebarnya 4 meter. Saat berjalan normal (kecepatan sedang atau tinggi) posisi mobil sebaiknya di sebelah kiri garis marka tengah, artinya lebih mepet ke garis marka tengah daripada ke kiri jalan. Alasannya adalah jika mobil dengan kecepatan sedang melintasi sebelah kiri jalan, maka akan lebih sering melakukan klakson atau menyalip kendaraan kecil lainnya seperti pejalan kaki, pesepeda, maupun sepeda motor atau mobil yang hendak berhenti. Sedangkan posisi dekat dengan garis marka tengah adalah jalur normal baik kecepatan sedang maupun tinggi, jangan khawatir jika Anda adalah pengemudi pemula yang relatif mengemudi mobil dengan kecepatan sedang atau sedikit lebih pelan. Jika mobil di belakang Anda lebih cepat dan ingin menyalip dengan kondisi jalan seperti ini mobil tersebut masih bisa menyalip lewat kiri atau lewat kanan ketika kendaraan berlawanan arah sedang tidak ada.

Sebaiknya dihindari juga posisi mobil tanggung, tidak di kiri dan juga tidak di kanan, ini sering membuat pengedara lain bingung, baik motor maupun mobil. Karena pengendara lain akan beranggapan mobil Anda belum di posisi sebenarnya, mereka menduga mungkin mobil Anda berniat mau ke kanan atau mau ke kiri, jadi mereka menunggu sesaat, tapi ternyata mobil Anda tetap di tengah. Ketika mau nyalip mereka juga jadi ragu, ini mobil mau ke kanan atau ke kiri, kalo mau nyalip lewat mana nih. Jadi kondisi tanggung seperti ini malah berbahaya.

Pada jalan 2 lajur berlawanan arah, tetapi lebih sempit misal 5 meter, yang berarti masing-masing arah hanya berukuran 2,5 meter, maka sebaiknya posisikan mobil di tengah-tengah dari 2,5 meter tersebut. Artinya tidak terlalu ke kiri dan juga tidak terlalu ke kanan. Biasanya jalan kecil seperti ini tidak begitu mulus, kadang bagian kirinya tidak sempurna aspalnya, jika terlalu ngepas ke kiri malah berbahaya. Jika terlalu ke kanan juga kurang baik, karena jalan kecil seperti ini mobil sering menyalip dengan mengambil lajur berlawanan arah, yang artinya kadang-kadang lajur Anda dipinjam buat nyalip. Dengan posisi di tengah Anda juga tidak terlalu jauh bermanuver ketika hendak menyalip kendaraan kecil seperti sepeda dan motor karena posisi Anda juga sudah agak ke tengah.

Pada jalan 2 lajur berlawanan arah, tetapi lebih sempit lagi misal hanya 3 atau 4 meter, maka pada kondisi sepi, pakai aja jalan yang kiranya memudahkan mobil Anda berjalan, meskipun perlu mengambil area lajur sebelah kanan. Biasanya jalan seperti ini lebih sepi, tidak selalu ada kendaraan. Jika ada mobil dari depan, kurangi kecepatan dan posisikan mobil agak ngepas di kiri jalan. Tetap pertahankan di jalan aspal kecuali jalan tidak cukup untuk dua buah mobil berpapasan, baru menggunakan bahu jalan jika memungkinkan.

Untuk membantu Anda menguasai segala medan dan kondisi jalan, maka Anda yang masih pemula penting sekali untuk menguasai kopling dan juga feeling saat menyetir mobil.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2011 my-much blog | Design by Kenga Ads-template