Jumat, 18 Oktober 2013

Tips membeli sepeda motor baru

Diposting oleh Roby di 08.08
Kendaraan adalah kebutuhan pokok setiap orang saat ini, hanya segelintir orang saja yang tidak terlalu bergantung pada kendaraan. Di Indonesia kendaraan yang paling banyak digemari adalah sepeda motor. Sepeda motor sangat diminati karena harganya yang terjangkau dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Sebagian besar masyarakat membeli sepeda motor baru ketimbang bekas, oleh karena itu kali ini saya ingin berbagi tips membeli sepeda motor baru.

Tentukan tujuan Anda membeli sepeda motor

Sepeda motor dapat digunakan untuk berbagai tujuan, misalnya untuk keperluan sehari-hari, sekolah atau kuliah, pulang pergi ke kantor, mudik, jalan-jalan, hobi, untuk melintas dengan jarak jauh, untuk melintas di daerah perbukitan atau jalan tanjakan, dll. Setiap sepeda motor mempunyai kelebihan dan kekurangan, sepeda motor juga dibuat untuk kondisi tertentu, tidak semua kelebihan bisa Anda peroleh. Oleh karena itu tentukan dulu tujuan Anda baru memilih jenis sepeda motor. Sebagai contoh, bila Anda sering malas ngisi bbm, dan sering membiarkan sepeda motor Anda kehabisan bensin atau baru ngisi setelah hampir saja habis, maka Anda tidak cocok memiliki sepeda motor dengan sistem injeksi, karena sistem injeksi mudah rusak bila bahan bakar terlalu sedikit atau lebih parah lagi bila sampai kehabisan. Contoh lain, bila Anda sering berboncengan ditambah membawa barang banyak dan berat-berat, sebaiknya Anda membeli sepeda motor yang cc-nya lebih besar, dengan cc yang lebih besar maka sepeda motor memiliki tenaga lebih besar dibanding cc yang lebih kecil.

Merek dan hubungannya dengan purna jual

Saat ini sepeda motor masih dikuasai oleh merek-merek ternama, khususnya dari jepang. Dengan begitu merek apa saja masih tergolong aman. Akan tetapi Anda perlu mempertimbangkan perawatan sepeda motor pasca pembelian. Bukan berarti merek tertentu lebih baik purna jualnya, ini kembali lagi pada kondisi Anda. Sebagai contoh, dua merek sepeda motor yaitu Honda dan Suzuki sudah terkenal dari zaman dulu, tapi hanya sedikit yang tau bahwa sparepart suzuki biasanya kualitasnya sangat tinggi, hal ini karena suzuki tidak memiliki banyak pelanggan sehingga secara tidak langsung jumlah bengkel resmi pun akan menjadi terbatas. Tetepi dengan kualitas sparepart yang sangat tinggi maka jarang terjadi kerusakan sehingga tidak menyulitkan pemilik sepeda motor. Berbeda dengan honda, dengan banyaknya pelanggan sehingga benkel resmi honda (ahass) dapat ditemui dengan mudah di mana saja, sehinga jika terjadi kerusakan pemilik sepeda motor akan dengan mudah mendapatkan layanan perbaikan atau penggantian sparepart. Oleh karena itu sparepart honda juga tidak setangguh sepeda motor suzuki. Selain itu, terdapat juga alternatif sparepart honda dengan kualitas biasa, sehingga ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat menengah ke bawah untuk menghemat biaya perawatan sepeda motor. Nah Anda pilih mana, terserah Anda sendiri.

Survei dealer yang memberikan layanan yang lebih baik

Jangan terburu-buru untuk segera membeli sepeda motor, luangkan sedikit waktu Anda untuk melakukan survei terhadap kualitas layanan dealer, sekaligus promo atau diskon yang diberikan. Misal Anda memilih dealer yang jaraknya tidak terlalu jauh dengan tempat Anda tinggal atau tempat Anda bekerja dengan alasan untuk mempermudah urusan sebelum, saat membeli, dan pasca pembelian. Nah dari beberapa dealer yang sudah Anda pilih, cari review di internet, biasanya jika sebuah dealer bermasalah, pelanggan yang pernah membeli sedikit banyak akan menulis keluhan mereka di media, khususnya internet. Jika Anda menemukan cacat atau kekurangan dealer itu, Anda bisa mencoretnya dari daftar tempat Anda membeli motor.

Jika Anda punya teman yang sudah pernah atau baru saja membeli sepeda motor, tanyakan padanya, belinya dimana, bagaimana layanannya, jika teman Anda merekomendasikan itu sudah cukup untuk meyakinkan Anda membeli di tempat tersebut.

Pembelian tunai vs kredit

Ada beberapa perbedaan antara kredit dan tunai, jika kredit biasanya sudah include asuransi. Pembelian dengan kredit juga biasanya terdapat promo dengan potongan cicilan atau potongan uang muka tergantung masing-masing dealer. Adapun jika tunai biasanya tidak ada asuransi kecuali Anda mendaftar sendiri untuk mengasuransikan motor Anda. Pembelian tunai juga biasanya tidak ada promo tertentu. Tapi ada satu hal yang harus Anda ketahui, pembelian kredit pasti ada potongan sekitar Rp. 300.000,- jangan tertipe soal ini, seakan dealer tertentu memberikan potongan ini sedangkan yang lain tidak, potongan ini sudah ditentukan oleh perusahaan sehingga semua dealer harus mematuhinya (yang saya tahu untuk honda, kurang tau untuk merek lain). Jadi bila Anda membeli tunai tapi tidak ada potongan sama sekali, Anda dapat melaporkannya ke pusat.

Cek kondisi kendaraan saat penerimaan dan sebelum pemakaian pertama kali

Saat motor baru Anda di antar ke rumah, cek kondisi kendaraan minimal apa yang dapat Anda lihat atau coba dalam waktu ringkas, seperti kondisi body, suara rem, dll agar Anda dapat mengetahui segera kondisi motor dari dealer.

Kemudian setelah motor sudah diserahterimakan oleh dealer, tes kendaraan dengan seksama, pastikan tidak ada keluhan fatal pada kendaraan Anda. Jika terdapat keluhan fatal Anda perlu segera komplain ke dealer kurang dari 24 jam, jika hanya ditemukan keluhan ringan biasanya akan dicek dan diperbaiki saat service di ahass sesuai tahapan service sepeda motor baru.

Sekedar pengalaman pribadi, saya pernah membeli sepeda motor honda supra x 125 cw di sebuah dealer di Yogyakarta. Setelah saya terima dan saya gunakan ada yang tidak nyaman. Kemudi sepeda motor tidak stabil, tidak lurus, cenderung belok ke kanan, jika menikung tidak mulus. Saya cari tau penyebabnya hingga beberapa hari belum ketemu, ban cukup kencang, rem tidak ada masalah, kemudi saat kecepatan tinggi juga baik-baik aja, saking penasarannya akhirnya saya cari terus masalahnya dimana dan akhirnya ketemu. Ternyata roda terpasang belakang tidak lurus, bukan soal rodanya tapi antara kanan dan kiri tidak seimbang, Anda dapat memperhatikan pengatur kekencangan rantai, Anda akan menemukan garis-garis pengukur antara kanan dan kiri. Nah yang saya temukan pada sepeda motor saya yang baru saya beli itu adalah yang kiri jaraknya 1 garis dan yang kanan hanya setangah garis, ya pantas saja roda jadi serong ke kiri, dan otomatis kecenderungan saat dijalankan motor akan terus membelok ke kanan.

Pengalaman di atas membuktikan tidak semua dealer melakukan pengecekan sepeda motor dengan baik saat dibeli. Dan yang saya alami di atas adalah terlalu parah, maksud saya parah adalah kelewatan, masa setting standar seperti itu saja tidak lolos saat pengecekan, saya yakin itu motor tidak benar-benar dicek, tapi yang penting hidup lalu diserahkan ke pembeli.

Demikianlah beberapa  tips membeli sepeda motor baru, semoga artikel ini dapat bermanfaat khususnya bagi Anda yang hendak membeli sepeda motor baru baik kredit maupun tunai.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 

Copyright © 2011 my-much blog | Design by Kenga Ads-template