Thursday, April 18, 2013

Cara mengatasi air yang mengandung besi

Posted by Spring A at 9:02 PM
sumur bor
sumur bor - sumur jenis ini terkadang airnya mengandung besi
Cara mengatasi air yang mengandung besi - Air merupakan kebutuhan pokok manusia, dimanapun seseorang tinggal dia membutuhkan air, baik untuk diminum maupun untuk kebutuhan lainnya. Bagi keluarga air menjadi prioritas utama dalam pemilihan tempat tinggal, karena rumah akan ditempati dalam jangka waktu yang sangat lama, maka ketersediaan air bersih menjadi hal yang wajib. Tetapi tidak semua tempat dimuka bumi menyediakan air bersih, bahkan di daerah yang sudah terkenal dengan airnya yang bersih saja masih menyisakan beberapa tempat yang kualitas airnya buruk, hal ini terjadi karena perbedaan struktur tanah yang berimbas pada perbedaan kualitas air tanah. Anda tentu merasa heran jika sumur yang berdekatan saja dapat mengeluarkan air yang berbeda, yang satu kuning atau air mengandung besi dengan kadar yang sangat tinggi dan yang satu lagi jernih.

Salah satu permasalahan air adalah kandungan besinya. Air yang mengandung besi biasanya terdapat pada sumur bor, atau sumur pantek, atau sumur suntik. Hal ini karena sumur tersebut cenderung lebih dalam dari sumur gali atau sumur biasa. Air yang mengandung besi biasanya jernih saat diambil dari sumur, namun setelah didiamkan beberapa waktu akan berubah menjadi kuning karena hadirnya butiran-butiran berwarna kuning. Jika didiamkan lebih lama, butiran ini akan mengendap ke dasar penampungan air. Setelah mengendap air akan menjadi jernih kembali meskipun masih menyisakan warna kekuningan atau sedikit keruh. Lama perubahan ini tergantung dari besarnya kadar besi, semakin tinggi kadar besi, maka semakin banyak endapan atau semakin kuning warnanya. Air yang mengandung besi juga biasanya berbau seperti bau besi saat pertama kali diangkat dari sumur, dan secara bertahap menghilang seiring dengan munculnya endapan.

Banyak sekali permasalah yang ditimbulkan dari air yang banyak mengandung besi tersebut. Bau yang ditimbulkan membuat air terasa tidak segar saat dipakai meskipun saat itu jernih. Setelah baunya hilang warna kuning muncul disertai endapan membuat air juga tidak nyaman digunakan, meskipun setelah butirannya mengendap air menjadi lebih jernih, endapan ini akan sangat menggangu saat kita mengambil air dengan gayung, memaksa kita mengambilnya dengan pelan atau mengharuskan kita memindahkan air ke tempat yang baru dan membuang endapannya. Air yang mengandung besi juga tidak nyaman di kulit maupun rambut. Jika digunakan untuk mencuci menyebabkan pakaian menjadi kekuningan khususnya pakaian yang berwarna terang atau putih, hal ini membuat kita terpaksa harus mencuci saat air baru saja diambil. Masalah juga muncul di tendon atau toren air, dimana menyisakan endapan di dalamnya, saat mesin air dihidupkan, endapan akan terguncang dan bercampur dengan air yang baru, yang berarti air menjadi semakin keruh dan kotor. Hal ini membuat kita bekerja lebih keras dan sering-sering melakukan pengurasan bak penampungan air.

Air yang banyak mengandung besi tidak dapat digunakan untuk memasak ataupun diminum karena berbahaya bagi kesehatan tubuh. Air yang sudah berubah menjadi kuning atau bercampur dengan butiran endapan juga tidak dapat digunakan untuk mencuci piring ataupun mencuci sayuran yang hendak dimasak. Ini juga akan menimbulkan masalah baru dimana kita membutuhkan air lain seperti membeli galon untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Air yang mengandung besi akan menyebabkan peralatan rumah tangga menjadi cepat kotor, kuning, dan sulit dibersihkan.

Berikut ini beberapa alternatif untuk mengatasi air yang mengandung besi:

Membeli filter air zat besi

Terdapat berbagai macam filter air yang dijual di pasaran, mulai dari harga ratusan ribu rupiah hingga jutaan, mulai dari yang kecil sampai yang besar yang dapat memfilter air ribuan liter hanya dalam beberapa jam. Untuk rumah tangga biasanya menggunakan yang kecil atau menengah. Meskipun ada yang menjual dengan harga terjangkau, rata-rata harga filter air tergolong mahal yaitu mencapai jutaan rupiah. Selain harganya yang cukup mahal, kendala lain adalah biaya perawatan berupa penggantian bahan filternya yang juga tidak terbilang murah. Bila kondisi air mengandung besi yang sangat tinggi, maka penggantian filter ini yang biasanya mencapai 3 tahun terpaksa harus diganti setahun sekali.

Berlangganan air PAM

Air pam menjadi alternatif yang cukup murah dan terjangkau, meskipun tiap daerah memiliki kondisi air pam yang berbeda-beda, yang kualitas airnya bagus, ada juga yang biasa-biasa saja. Terkadang air pam juga tidak selalu lancar, ada kalanya air tidak mengalir atau mengalir tapi tidak deras, padahal kita membutuhkan air yang cukup banyak untuk kebutuhan harian keluarga. Kendala yang sering terjadi adalah tidak adanya jalur aliran air pam ke daerah dimana kita tinggal sehingga kita tidak dapat berlangganan.

Membuat sumur baru

Solusi terakhir dan yang paling jitu adalah membuat sumur baru, ada dua pilihan, yaitu sumur gali atau sumur bor

Sumur gali

sumur gali biasanya dibuat dengan diameter antar 80 - 120 cm, dengan kedalaman bervariasi tergantung daerah dimana sumur dibuat. Sumur gali lebih mahal jika dibandingkan dengan sumur bor pada kedalaman yang sama, sumur gali juga membutuhkan area yang lebih luas dibandingkan sumur bor. Kelebihannya adalah debit air yang lebih banyak karena lobang yang dibuat sangat besar untuk menampung air tanah.

Sumur bor dengan kedalaman berbeda

sumur bor sering kali digunakan untuk area yang terbatas, misalkan di lingkungan perumahan, sumur bor hanya membutuhkan area yang kecil karena sumur bor hanya berdiameter 3 inci atau seukuran pipa dengan kedalaman juga disesuaikan dengan kondisi daerah. Sumur bor tidak harus dalam, di daerah dengan resapan air masih bagus hanya membutuhkan 5 meter untuk mendapatkan air yang cukup dan bersih. Nah perlu dipahami lapisan tanah sangat bervariasi dan sulit ditebak karena tidak terlihat, perbedaan satu meter saja dapat menyebabkan air yang didapat juga berbeda, sebagai contoh di salah satu daerah di pulau jawa, dua buah sumur bor dengan jarak 3 meter dengan kedalaman hanya selisih 1,5 meter dimana yang pertama dengan kedalaman 6,5 meter dan yang kedua dengan kedalaman 5 meter, sumur pertama yang lebih dalam mengeluarkan air dengan kandungan besi sangat tinggi, sedangkan air yang kedua mengeluarkan air yang bersih dan jernih. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal carilah ahli sumur yang sudah berpengalaman di daerah dimana sumur akan dibuat, ahli sumur biasanya memetakan setiap daerah yang pernah mereka temui sehingga mereka tidak akan membuat kesalahan yang berulang, jika kedalaman 6 meter lebih airnya tidak bagus, mereka akan membuat sumur hanya kurang dari itu, atau dibuat sangat dalam jika debit air tidak mencukupi.

Itulah tiga pilihan cara mengatasi air yang mengandung besi, tentunya pilihan terakhir adalah yang paling baik, karena membuat sumur baru dan mendapatkan air yang bersih berarti mengatasi semua permasalahan air selama ini yang mengandung kadar besi tinggi. Solusi jangka panjang tanpa ada biaya perawatan dan sebagainya, oleh kerana itu usahakan sebisa mungkin mendapatkan air yang bersih saat membuat sumur yang baru.

0 comments:

Post a Comment

 

Copyright © 2011 my-much blog | Design by Kenga Ads-template